|
|
|
RUU Ormas | Kebebasan Berorganisasi Saat ini DPR sedang membahas RUU Ormas. Ketua Panitia Khusus RUU Ormas, Abdul Malik Haramain menegaskan, RUU Ormas disusun bukan untuk mengekang keberadaan ormas. Sebab, tidak ada isi dalam draf RUU Ormas versi pemerintah bertujuan melakukan tindakan represif kepada ormas. Hal ini karena pemerintah sadar bahwa bila melakukan tindakan represif akan ditentang rakyatnya.
|
|
Read more...
|
|
QUO VADIS CALEG TERPIDANA KORUPSI? |
|
|
|
|
Calon Legislatif | Terpidana Korupsi Di tengah usaha perubahan UU Pemilu, muncul wacana narapidana koruptor tidak dapat menjadi calon legislatif (caleg). Pendapat ini didasarkan karena tindak pidana korupsi merupakan pengecualian dari Putusan MK terkait dibolehkannya mantan narapidana menjadi caleg melalu Putusan MKRI No. 4/PUU-VII/2009 pada 24 Maret 2009.
|
|
Read more...
|
|
Gunakan Kearifan Lokal untuk Hadapi Perubahan Iklim |
|
|
|
|
Kearifan Lokal | Perubahan Iklim Ancaman krisis ekologi dan krisis pangan sebagai dampak dari perubahan iklim bisa dihindarkan dengan menghidupkan kembali kearifan lokal yang dianut masyarakat adat. Sayangnya, sekarang ini tinggal sebagian kecil komunitas adat yang masih mempraktikkan kearifan tradisional mereka akibat terdesak kepentingan ekonomi korporasi.
|
|
Read more...
|
|
|
Nilai Ekologis Bambu pada Pertanian Organik |
|
|
|
|
Ekologi | Keanekaragaman Hayati Bambu mempunyai peran penting bagi ekologi pertanian organik di sekitarnya terutama untuk serapan air. Pasalnya bambu dapat menjaga debit air sungai, mencegah erosi tanah, habitat mikro organisme yang hidup di sekitar rumpun bambu sebagai bakteri perombak bahan-bahan organik terutama P (phospor) dari alam. Selain itu, rebung atau bambu muda juga bisa digunakan sebagai hormon pertumbuhan tanaman organik.
|
|
Read more...
|
|
Kisah Petani Gurem di Bayang Utara |
|
|
|
|
Negri Agraris | Kemiskinan Petani Sering Puasa, Makan Sekali Sehari
Penyumbang kemiskinan terbesar di negeri agraris ini adalah kaum petani. Mereka umumnya buruh tani, yang tersingkir dari lahannya sendiri. Para petani gurem itu hanya menjadi penonton, dari pesta pora pengusaha perkebunan dan pertambangan di tanah kelahiran mereka.
Rosni, 50, warga Kenagarian Pancungtaba, Kecamatan IV Nagari, Bayang Utara duduk di depan rumahnya sambil membolak-balik jemuran buah kemiri. Janda miskin ini seorang diri menghidupi lima anaknya, dengan profesi sebagai petani kemiri. |
|
Read more...
|
|
Lumbung sebagai Alternatif Gerakan Perlawanan Petani |
|
|
|
|
Kearifan Lokal | Kedaulatan Pangan Petani penggarap dan buruh tani representatif mayoritas petani Indonesia.
Supaya tidak keliru memahami seperti apa sesungguhnya petani Indonesia, yang paling utama kita mesti melihat kepemilikan dan penguasaan lahan petani Indonesia. Lebih dari 70% petani Indonesia, termasuk di Propinsi Jawa Tengah dicirikan dengan keberadaan petani landless alias hanya memiliki lahan yang sempit bahkan tidak bertanah. Prosentase terbesar petani Indonesia memiliki lahan kurang dari 2000m2, bahkan sebagian besar diantarannya tidak memiliki lahan sama sekali, mereka yang sering kita sebut sebagai buruh tani.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 49 |